Mengenal Upacara Butha Yadnya Atau Caru Dan Nilai Keharmonisan - Beritabali.com

About Bali

Mengenal Upacara Butha Yadnya Atau Caru Dan Nilai Keharmonisan

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:10 WITA
Mengenal Upacara Butha Yadnya Atau Caru Dan Nilai Keharmonisan

bbn/melibanten.com/Mengenal Upacara Butha Yadnya Atau Caru Dan Nilai Keharmonisan

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Caru memiliki arti tersendiri yakni cantik. Pada kitab Samhita Swara disebutkan, arti kata caru adalah cantik atau harmonis. Mengapa upacara Butha Yadnya itu disebut caru. Hal itu disebabkan salah satu tujuan Butha Yadnya adalah untuk mengharmoniskan hubungan manusia dengan alam lingkunganya. 
Dalam kitab Sarasamuscaya 135 disebutkan, bahwa untuk menjamin terwujudnya tujuan hidup mendapatkan Dharma, Artha, Kama dan Moksha, terlebih dahulu harus melakukan Butha Hita. Butha Hita artinya menyejahtrakan alam lingkungan.
 
Untuk melakukan Butha Hita, itu dengan cara melakukan Butha Yadnya. Hakekat Butha Yadnya itu adalah menjaga keharmonisan alam agar alam itu tetap sejahtra. Alam yang sejahtera itu artinya alam yang cantik. ButhaYadnya pada hakekatnya merawat lima unsur alam yang disebut panca maha butha (tanah, air, api, udara dan ether). 
 
Kalau kelima unsur alam itu berfungsi secara alami, maka dari kelima unsur itulah lahir tumbuh-tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan itulah sebagai bahan dasar makanan hewan dan manusia. Kalau keharmonisan kelima unsur alam itu terganggu maka fungsinya pun juga akan terganggu.
 
Dalam Bhagawadgita III.14 disebutkan tentang proses berkembangnya makhluk hidup dari makanan. Dari hujan datangnya makanan. Hujan itu datang dari Yadnya. yadnya itu adalah Karma. Dalam Bhagawadgita ini memang disebutkan hanya hujan. 
 
Namun dalam proses menumbuhkan tumbuh-tumbuhan tidaklah hanya hujan saja yang dapat melahirkan tumbuh-tumbuhan. Kelima unsur alam tersebut juga berfungsi menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.
 
Tanah, api (matahari), udara dan ether juga berfungsi untuk menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Peredaran kelima unsur alam itu melahirkan iklim serta siang dan malam. Karena itu upacara mecaru itu berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai spiritual kepada umat manusia agar memiliki wawasan kesemestaan alam.
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Beritalombok.com - Media Online Lombok Dompu Bima Sumbawa Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Lombok, Dompu, Bima, Sumbawa Terkini.



About bali Lainnya :


Berita Lainnya

Trending About Bali

Berita Denpasar Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV