Perpaduan Bali-Bugis di Tradisi "Mesunat" di Desa Pengambengan - Beritabali.com

About Bali

Perpaduan Bali-Bugis di Tradisi "Mesunat" di Desa Pengambengan

Rabu, 15 September 2021 | 11:55 WITA
Perpaduan Bali-Bugis di Tradisi

beritabali/ist/Menengok tradisi "Mesunat" atau khitanan ala warga muslim di Pengambengan.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, JEMBRANA.
Keharmonisan tradisi kearifan lokal bukan hanya tulisan dan bahas semata. Ini tetap dilestarikan baik dari nilai agama dan adat budaya. 
Di Bali banyak corak ragam seni dan budaya bahkan sampai ke mancanegara. Seperti Salah satu tradisi yang berada di Bali Barat masih, yang tidak bisa lekang oleh waktu untuk mempertahankan kearifan lokal turun temurun dari generasi ke generasi. 
Dimana setiap acara agama tentu mempunyai daya magis tersendiri. Budaya tersebut yaitu Budaya khitanan. Dimana masyarakat Bali Barat di Desa Pengambengan masih memegang teguh tradisi ini.
Tradisi dari turun temurun tersebut dikuatkan oleh Pak Ali tokoh tua mengatakan, khitan atau bahasa kampung yang biasa disebutkan dengan kata "mesunat" ternyata mempunyai akar nilai budaya adat yang sangat lestari. Dengan sajian khas budaya Bali. 
"Saat anak di khitan (mesunat) disitu ada nilai religius yang terpapar. Orang tua yang akan  mengkhitanan anaknya harus menentukan hari baik. Bahkan secara garis turun tetap meminta ijin kepada Puri Jembrana, bahkan di hari H segala upakarapun harus disiapkan," ungkap Pak Ali.
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



About bali Lainnya :


Berita Lainnya

Trending About Bali

Berita Bali TV