Ngobrol di Kantin Bersama Kajati Bali Jelang Pindah Tugas - Beritabali.com

Persona

Ngobrol di Kantin Bersama Kajati Bali Jelang Pindah Tugas

Selasa, 25 Juni 2019 | 16:30 WITA

Beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Amir Yanto, rasanya hanya sebentar menjabat di Bali. Namun dirinya sudah harus duduk dengan jabatan dan tugas baru di Kejagung RI.

Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut Pria Penyimpan 1 Kresek Ganja 5 Tahun Penjara
  • Jaksa Beberkan Kronologis Penangkapan Pasangan Sesama Jenis Pengguna Sabu
  • Usut Pungli di Pasar Kumbasari, Polisi Koordinasi dengan BPKP dan Kejaksaan
  • Jaksa Tuntut 5 Tahun Eks Pegawai Karaoke Miliki Sabu 0,65 gram
  •  
    Di Jakarta dirinya menjabat sebagai Kepala Pendataan dan Tata usaha negara. Sementara ruangannya di Renon akan digantikan dari Wakajati Lampung.
     
    Sore itu sekitar pukul 16.00 Wita, Pak Amir terlihat begitu menikmati makanan mie ibu kantin yang terletak di sisi pojok selatan bagian timur gedung Kejati Bali.
     
    "Sudah dua kali ini bapak Kajati di kantin. Sambil melihat tanaman taman," ujar ibu kantin sambil memecah es batu untuk pesanan es jeruk buat Pak Kajati.
     
    Banyak hal yang diperbincangkan orang nomor satu di Gedung Kejati Bali ini. Dari obrolan serius hingga obrolan kocak. Dari masalah politik hingga keserius Kejaksaan untuk mengenalkan masyarakat tentang hukum.
     

    Pilihan Redaksi

  • Kasus Penipuan Mutasi Mobil, Pelapor Pertanyakan Keluarnya SP3 dari Penyidik
  • Sidang Eks Ketua Kadin, Pasek Sandoz Disebut Terima Aliran Dana Rp 8,3 Miliar
  • Kasus Xpander, Krimsus Polda Periksa Ketua Forum Komunikasi Perbekel Gianyar
  • Kasus Jual Beli Tanah 3,17 Ha di Pecatu, Kuasa Hukum Pelapor Bantah Pemalsuan Tandatangan
  • Termasuk soal obrolan kasus Sudikerta mantan Wagub Bali, sambil dirinya mengusap peluh lantaran pedasnya mie goreng yang ia pesan.
     
    Hal yang jadi begitu serius saat dirinya berharap agar saat pindah tugas, program jaksa masuk sekolah bisa tetap dan terus berjalan.
     
    "Jangan nantinya Jaksa yang dapat tugas dalam penyuluhan di sekolah, berhenti setelah memberikan pemahaman tentang hukum. Begitu juga dengan yang ke banjar-banjar. Harus tetap bertanggung jawab menjaga tempat dimana dilakukan penyuluhan," ucap Kajati, Senin sore (24/6) di Kantin Kejati Bali.
     
    Selanjutnya mengkhusus ke sosialisasi di sekolah, kata dia adalah tantangan terbesar dalam pengenalan hukum. Karena menurutnya, siswa tidak serta merta memahami hukum tetapi juga tahu dan dapat menjaga aturan hukum yang berlaku di negeri ini.
     
    Persoalan ini menurutnya tidak hanya perlu didekati pada anak-anak tetapi juga pendekatan pada orang tuanya.
     
    "Tindak pidana yang terjadi pada anak adalah karena masalah mental. Karenanya penting membangkitkan mental anak-anak agar taat pada hukum dengan dimulai pada aturan yang diterapkan di sekolah. Termasuk pada kegiatan di rumah," tuturnya. [bbn/maw/psk]

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Kajati Bali


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    About bali Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending About Bali

    Berita Bali TV