Caru Tawur Kesanga Sebagai Upaya Menjaga Keharmonisan - Beritabali.com

About Bali

Caru Tawur Kesanga Sebagai Upaya Menjaga Keharmonisan

Rabu, 06 Maret 2019 | 06:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Caru Tawur Kesanga menjelang pelaksanaan Nyepi oleh umat Hindu di Bali merupakan upacara bhuta Yadnya yang bertujuan menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam lingkungannya. Dimana dalam lontar Agastia Parwa disebutkan bahwa bhuta Yadnya adalah mengembalikan dan melestarikan tumbuh-tumbuhan.

Pilihan Redaksi

  • Jelang Tawur Kesanga, Klungkung Gelar Upacara Mapepada
  • Upacara Nyejer Pasca Melasti Bermakna Menegakkan Keyakinan Pada Tuhan
  • Karya Melasti dan Tawur Labuh Gentuh di Pura Watu Klotok Dipuput 3 Sulinggih
  •  
    Demikian terungkap dalam sebuah artikel berjudul "Makna Penggunaan Kober Ganesha Saat Umat Hindu Melaksanakan Tawur Kesanga" yang ditulis oleh Drs. Dewa Nyoman Redana M.Si. Artikel tersebut merupakan prosiding seminar "Lokal Genius dalam Perspektif Kebijakan Publik, Hukum, Manajeme

    Pilihan Redaksi

  • 356 Ogoh-Ogoh Siap Diarak, Kapolres Klungkung Turunkan 360 Personil Saat Pengerupukan
  • Mewakili Pemilih untuk Mencoblos Terancam Hukuman Pidana
  • Dituntut 3 Tahun, Terdakwa 2 Sejoli Konsumsi Shabu Memelas Hukuman Ringan pada Hakim
  • n, Pertanian dan Pendidikan" yang digelar P3M Unipas Singaraja pada Oktober 2015.
     
    Redana menuliskan bahwa bhuta  yadnya adalah  untuk  menumbuhkan  keseimbangan jiwa  antara  mengambil  dan  mengembalikan.  Setiap  hari  manusia  mengambil berbagai sumber-sumber alam seperti air, tanah, api, udara yang sehat, dan akasa. Hendaknya setelah  mengambil  itu  jangan  lupa mengembalikannya  agar kembali lestari dan kemudian untuk diambil lagi demi memelihara kelangsungan hidup ini. Jangan hanya meman-faatkan saja tanpa ingat untuk kembali membudidayakannya  sehingga  tidak  punah.  
     
    Pada dasarnya butha  yadnya adalah  suatu  yadnya untuk merawat badan jasmani Tuhan yang berbentuk alam semesta ini. Karena itu tujuan  hidup  mencapai  dharma,  artha,  kama,  dan  moksha  baru  bisa  dilaksanakan kalau alam ini lestari atau bhuta hita.[bbn/mul]

    Penulis : I Nengah Muliarta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Mecaru Tawur Kesanga Harmonis


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    About bali Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending About Bali

    Berita Bali TV