Eks Staf Ahli KPU RI Asal Bali Kini Jabat Tim Pemeriksa Daerah Pelanggaran Kode Etik Pemilu - Beritabali.com

Persona

Eks Staf Ahli KPU RI Asal Bali Kini Jabat Tim Pemeriksa Daerah Pelanggaran Kode Etik Pemilu

Jumat, 03 April 2020 | 13:20 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Republik Indonesia (RI) telah memutuskan pengangkatan keanggotaan Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum pada setiap provinsi di Indonesia periode 2020-2021 pada 1 April 2020.

Pilihan Redaksi

  • KPU Sampaikan 3 Opsi Penundaan Pilkada 2020 Karena Wabah Corona
  • KPU Tunda Sejumlah Tahapan Pilkada Karena Corona
  • Tanggapan Geredeg Soal PDIP Bali Bakal "Bombardir" Karangasem di Pilkada 2020
  • Berdasarkan keputusan bernomor: 005/SK/K.DKPP/SET-03/IV/2020, DKPP memilih 6 nama dari provinsi Bali diantaranya;Ketut Udi Prayudi,SE. SH dan I Ketut Sunadra, MSi dari elemen masyarakat, Anak Agung Gede Raka Nakula SH, MH dan I Gede John Darmawan, SH dari KPU Provinsi, serta Ketut Ariyani, SE, MM dan I Wayan Widyardana Putra, SE dari Bawaslu Provinsi.
    Salah satu nama yang terpilih selaku TPD, Ketut Udi Prayudi mengatakan Tim Pemeriksa Daerah mempunyai wewenang yakni pertama memeriksa pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU Provinsi, Kabupaten / Kota, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten Kota.
    Kedua, lanjutnya, memeriksa pelanggaran kode etik yang dilakukan leh anggota PPK, Panwaslu Kecamatan, Anggota PPS, Panwaslu Kelurahan/ Desa, anggota KPPS, Pengawas TPS apabila dilakukan bersama anggota KPU Provinsi, anggota Bawaslu provinsi, anggota KPU Kabupaten/Kota, anggota Bawaslu kabupaten kota. 
    Mantan Anggota KPU Bali  dan Mantan Staff Ahli KPU RI ini berharap bahwa tidak terjadi pelanggaran kode etik oleh Penyelenggara Pemilu di Bali. 
    "Penyelenggara Pemilu diharapkan menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya," ujar Ketut Udi yang Mantan Staf Ahli KPU RI dan Presidium JaDI (Jaringan Demokrasi Indonesia) Bal yang saat ini aktif sebagai advokat.
    Terkait dengan dampak virus corona, Udi menyebut proses pelantikan TPD nantinya masih menunggu konfirmasi dari DKPP RI. Sedangkan soal pelaksanaan tugas, Udi menyatakan berdasarkan aduan pelanggaran kode etik, jika memang terjadi nantinya di tengah pandemi corona, menurutnya pelaksanaan sidang pelanggaran kode etik dapat dilakukan dengan video conference.

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : DKPP Tim Pemeriksa Daerah Pelanggaran Kode Etik Pemilu


    Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

    Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



    About bali Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending About Bali

    Berita Bali TV