Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (13): Eksekusi Donatur PKI I Gede Puger di Desa Kapal - Beritabali.com

About Bali

Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (13): Eksekusi Donatur PKI I Gede Puger di Desa Kapal

Sabtu, 22 September 2018 | 08:05 WITA
Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (13): Eksekusi Donatur PKI I Gede Puger di Desa Kapal

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Konflik internal PNI (dimotori I Nyoman Mantik, Wedastera Sujasa, dan Widagda), kemudian disetujui kelembagaan Agama Hindu yang terintegrasi dengan kepentingan Tentara Nasional Indonesia Angkatan darat (TNI-AD). Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) tiba di Bali tanggal 7 Desember 1965.
 
Dua pekan kemudian, 16 Desember 1965, satu peleton RPKAD mengundang ratusan massa menonton sebuah pertunjukan kejam dan sangat mengerikan di Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Sejumlah anggota RPKAD menyeret I Gede Puger, salah satu donatur Central Daerah Besar (CBD) PKI Propinsi Bali yang berbadan gempal ke tengah kerumunan massa. Kaki dan tangan I Gede Puger sudah diikat dengan rantai. Salah satu oknum anggota RPKAD berpakaian preman kemudian menikamkan sebilah pisau ke perut I Gede Puger hingga terburai. Dalam keadaan tidak berdaya, kepala Gede Puger ditembak, kemudian tersungkur bersimbah darah dan tewas seketika, tubuhnya dimutilasi. 
 
Setelah itu, 30 anggota PKI lainnya yang ditangkap bersama I Gede Puger, dalam kondisi pucat pasi dirantai, ditarik paksa ke bagian tengah kerumunan massa dengan berdiri berjejer, lalu ditembak beruntun sehingga tidak satupun yang tersisa dalam keadaan hidup. Massa yang menonton kemudian dipaksa anggota RPKAD untuk bertepuk tangan serentak.
 
Kekejaman RPKAD di Desa kapal menginspirasi masyarakat supaya bertindak lebih beringas lagi. Aksi kelompok I Nyoman Mantik, Wedastera Sujasa dan Widagda, serta sikap provokatif Wakil Bupati Gianyar, I Made Kembar Kerepun dan Ketua Pemimpin Hindu Bali Ida bagus Oka, sekaligus sebagai dukungan konkret dan pembenaran dilakukannya pembunuhan massal setelah kedatangan RPKAD di Bali.
 
Hampir setiap jengkal daerah di Negara, Ibukota Kabupaten Jembrana terjadi pembantaian. Selain Tegalbadeng, Jembrana, sebagai pemicu awal pembantaian, satu daerah lain yang menarik adalah Desa Merta Sari di daerah Loloan. Desa ini adalah Desa Hindu yang berada di tengah kampung muslim Loloan Barat dan Timur yang dibelah oleh Sungai Ijogading. Saat 1965, Desa Mertasari adalah basis dari anggota PKI, khususnya Barisan Tani Indonesia (BTI). (Tim Beritabali.com/Bersambung)

Penulis : Rilis Pers

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Sejarah G302PKI Di Bali Eksekusi Gede Puger


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



About bali Lainnya :


Berita Lainnya

Trending About Bali

Berita Bali TV